Terkait PERS, AMAN Sulut dan AGC Tanda Tangani MoU

(Foto : AMAN SULUT)

MINAHASA, SulutSatu.com - Guna meningkatkan taraf para penambang emas yang berskala kecil, Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Wilayah Sulut melaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman atau MoU bersama Artisanal Gold Counsil (AGC), yang bertempat di Rumah AMAN Sulut, Jumat (01/12/2017).

MoU ini ditandatangani langsung oleh Executive Director AGC Kevin Talmer dan Ketua AMAN Wilayah Sulawesi Utara Lerfando Gosal. Acara penadatangan MoU ini juga dihadiri oleh Program Manager AGC Richard Guiterrez, para staf AGC, dan juga staf AMAN wilayah Sulawesi Utara.

Penandatangan MoU ini merupakan wujud kerjasama antara AGC dan AMAN wilayah Sulut dalam Program Emas Rakyat Sejahtera (PERS) di wilayah pertambangan emas skala kecil atau pertambangan rakyat di Sulawesi Utara, khususnya wilayah Tobongon dan Tatelu. PERS sendiri merupakan program yang diusung oleh AGC (organisasi non profit berbasis di Kanada) di Indonesia sejak 2015 hingga 2020.

PERS bertujuan untuk meningkatkan kondisi sosio-ekonomi dan lingkungan dari komunitas penambang emas skala kecil di Indonesia. Terdapat 8 daerah yang menjadi target area dari program ini dan salah satunya adalah Tatelu dan Tobongon.

(Foto : AMAN Sulut)

Dalam hal ini, AMAN merupakan mitra lokal bagi AGC untuk mengimplementasikan PERS di wilayah Sulawesi Utara. AGC dan AMAN akan bekerjasama untuk menyukseskan PERS yang tidak hanya terdiri dari program bantuan teknologi ramah lingkungan yang mendorong para penambang untuk berhenti menggunakan merkuri dan sianida, tetapi juga program pelatihan untuk peningkatan kualitas kehidupan, lingkungan, dan kesehatan para penambang emas rakyat di wilayah Sulawesi Utara.

Kedua belah pihak berharap agar kerjasama ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi para penambang, lingkungan dan masyarakat pada umumnya.

Lefrando Gosal berharap melalui program ini, dapat berdampak bagi masyarakat di Sulawesi Utara khususnya di lokasi Pertambangan Emas Skala Kecil (PESK).

"Kemitraan ini adalah bagian dari mengimplementasikan Visi AMAN tentang kemandirian ekonomi masyarakat adat. Sesuai dengan MoU, program ini bertujuan untuk memastikan peningkatan ekonomi, kesehatan yang baik, serta lingkungan yang lestari dalam lingkup PESK,"ungkap Gosal.
(*/Jimmy)
Share on Google Plus

Penulis: sulut satu

0 comments:

Post a Comment