Turun Reses, Teddy Kumaat Serahkan Bantuan Kepada Kelompok Nelayan



MANADO, SulutSatu.com - Anggota DPRD Provinsi Sulut Teddy Kumaat memanfaatkan masa reses ke II tahun 2017 untuk bertemu dengan konstituennya, kamis (21/09/2017).

Masyarakat yang hadir langsung menyampaikan aspirasi kepada mantan Wakil Walikota Manado ini.

Menurut Rusli Poli pengurus kelompok Nelayan setempat mengeluhkan soal tambatan perahu yang ada pesisir pantai kawasan Mega Mas saat ini sudah tidak lagi memenuhi syarat karena menurutnya lokasi tersebut hanya memiliki ukuran 50x25 meter .

Bahkan menurunya pihak pengembang sering melarang nelayan membangun Daseng (tempat berteduh) di kawasan pinggiran pantai tersebut.

“ Padahal kami sudah pernah mengusulkan ke dewan beberapa waktu lalu untuk memperjuangkan perbaikan tambatan perahu dengan ukuran 100x50 meter, namun realisasinya hanya 50x25 meter saja. Kami juga mengharapkan dapat bantuan armada perahu agar bisa mendapatkan hasil yang maksimal untuk meningkatkan perekonomian keluarga kami, “ungkap Poli.

Masyarakat juga mengungkapkan terkait masalah drainese menjadi momok bagi masyarakat setempat, karena bila musim hujan tiba kawasan yang mengubungkan jalan Samratulangi dan Boulevard menjadi langganan banjir.

Mendengar beragam aspirasi masyarakat tersebut Kumaat berjanji akan memperjuangkan hal tersebut bersama instansi terkait serta akan dikoordinasikan ke Pemerintah Kota Manado apa yang menjadi kewenangan mereka.

Dalam reses yang dilaksanakn di kelurahan Titiwungen Utara, Kecamatan Sario dan Kelurahan Wenang Selatan, Kecamatan Wenang, Kumaat menyerahkan bantuan mesin katinting kepada kelompok nelayan yang ada sebagai bentuk perhatian Pemprov Sulut melalui Dinas Kelautan dan perikanan .

“ Ini adalah bentuk perhatian Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur (OD-SK) melalui Dinas Perikanan dan kelautan Sulut Saya berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dengan harapan ada peningkatan ekonomi keluarga terlebih bagi anggota kelompok nelayan.” ujar Kumaat.
(Jimmy)
Share on Google Plus

Penulis: sulut satu

0 comments:

Post a Comment